Langsung ke konten utama
1 DAY - JALAN JALAN KE JAKARTA

yuk, jalan jalan ke jakarta! kira-kira ada apa ya disana ?

Hari sabtu adalah hari dimana orang-orang butuh beristirahat. Bagi saya hari sabtu adalah hari terakhir saya mengikuti jadwal kelas di kampus. Sebagai penggantinya, selesai kuliah saya dan teman-teman merencanakan untuk jalan-jalan ke Jakarta. hehehe
Stasiun Pondok Cina
Siang hari, kami semua berjanjian di Stasiun Pondok Cina untuk berangkat bersama. Saya dan Mayang berangkat mengendarai sepeda motor sedangkan Dinda, Kamil, Savitri, dan Syifa mereka berangkat menggunakan transportasi umum angkot. Setibanya disana, beberapa dari teman saya memesan tiket kereta terlebih dahulu, sambil menunggu teman-teman yang sedang mengantri, saya membeli snack dan minuman, ya siapa tau aja kelaparan di kereta hehehe. Ketika semuanya sudah memesan tiket, kita menunggu kereta yang datang untuk arah tujuan jakarta. Beberapa menit menunggu, akhirnya kereta datang. lets'go! Setibanya di Stasiun Jakarta Kota, apa aja nih yang kita rencanakan? awal rencana dari perjalanan kita ialah ke Museum Bank Indonesia yang terletak di kawasan Jakarta Barat lalu perjalanan akan dilanjutkan ke Kota Tua dengan berjalan kaki, setelah adzan dzuhur berkumandang kami mampir untuk melaksanakan sholat dzuhur di Masjid Istiqlal dan terakhir dari perjalanan ialah mengunjungi Monumen Nasional. YAY!!!!
Museum Bank Indonesia
Waduh ga nyangka saat jalan kaki ternyata pegel! Ngos-ngosan akhirnya sampai juga di Museum BI (Bank Indonesia). Museum Bank Indonesia buka setiap hari kecuali pada hari Senin dan hari libur nasional. Saat akan masuk, bagi kalian pengguna tas dan membawa barang segala macam nanti akan ada pengecekan jadi tolong hati-hati ya untuk membawa peralatan tajam. Oh iya untuk kalian yang belum pernah ke BI disini dikenakan tarif masuk seharga Rp. 5.000,00 per-orangnya jadi bagi kalian yang mau ke Jakarta tapi duit pas-pasan kalian bisa nih mengunjungi Museum BI lumayan buat menambah pengetahuan kalian juga tentang uang. Di BI ini bukan hanya menampilkan tentang gambaran uang aja tapi mengenai sejarah uang, perkembangan perekonomian Indonesia dari tahun ke tahunnya, perkembangan logo bank Indonesia, dan masih banyak lagi. Tenang aja bagi penggemar foto, disini banyak banget spot foto yang bagus dan begitu pula saat masuk di BI tentunya kalian boleh membawa kamera/hp asalkan jangan di flash ya. Beberapa informasi mengenai peresmian Museum Bank Indonesia dilakukan melalui dua tahap, yaitu peresmian tahap I (soft opening) dan mulai dibuka untuk masyarakat pada tanggal 15 Desember 2006 oleh Gubernur Bank Indonesia saat itu, Burhanuddin Abdullah dan peresmian tahap II (grand opening) oleh presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, pada tanggal 21 Juli 2009. Ada beberapa tempat yang menarik disini, bagi saya pajangan pakaian yang terdapat dibawah lantai menarik perhatian saya. Menurut petunjuk sih ini pakaian peninggalan pada saat masa Indonesia sebelum merdeka dan saat merdeka.
Pakaian pada masa sebelum merdeka
Pakaian pada masa Indonesia saat merdeka
Disini saya juga menyempatkan foto di BI hehehe.
Pajangan uang logam
 Setelah  saya dan teman-teman melihat-lihat isi Museum Bank Indonesia kemudian kita melanjutkan ke Kota Tua Jakarta sembari berjalan kaki, tidak butuh waktu yang lama dari Museum BI ke KOTU karena kawasan kedua tempat tersebut masih sama disatu kawasan. 
Kota Tua Jakarta
Waktu itu, saya dan teman-teman  hanya sebentar berada disana dan menikmati momen foto pada suasana ramainya KOTU saat terik hari. Hmmm karena siangnya matahari dan waktu mau memasuki adzan dzuhur, kita melanjutkan perjalanan ke Masjid Istiqlal dengan menggunakan transportasi umum bus tingkat Jakarta yang telah disediakan secara gratis bagi semua orang, kalian yang mau coba jalan-jalan menggunakan transportasi umum ini bisa loh! tidak dipungut biaya sama sekali untuk semua kalangan.
Bus Transjakarta
Menunggu beberapa menit sembari duduk dan melihat pemandangan diluar kaca. Tujuan kita akan ke Masjid Istiqlal melaksanakan sholat dzuhur disana tepatnya, saya dan teman yang lainnya pun berhenti di Halte kawasan Masjid Istiqlal.
Masjid Istiqlal Jakarta
Saat melihatnya, saya terkagum bagusnya masjid ini! Waaah...bangunan ini megah dan arsitekturnya sangat menarik! wajar aja mengatakan itu karena baru pertama kali saya mengunjungi masjid ini, sebelumnya tidak pernah sama sekali ahahaha. Kebetulan untuk masuk ke masjid ini, saya dan teman-teman harus melepaskan alas kaki (sepatu) karena tempat ibadah itu suci jadi kita harus melepaskan alas kaki kalau perlu untuk kalian yang mau mengunjungi masjid ini, sediakan kantung plastik untuk menaruh sepatu agar tidak hilang atau kalau kalian tidak ingin membawanya kalian bisa menitipkan sepatu pada penitipan barang yang terletak pada pintu masuk masjid ini. Kebetulan disini hanya kami bertiga Saya, Syifa, dan Dinda yang sholat yang lainnya pun menunggu diluar Masjid Istiqlal. Sedikit informasi tentang masjid ini, pada tahun 1916 Masjid Istiqlal menjadi monumen penting dan simbol kemerdekaan bagi masyarakat Indonesia karena itu dinamakan "Istiqlal" (merdeka). Masjid ini terbesar di Asia Tenggara, masjid ini boleh menampung lebih daripada 100.000 jemaah pada satu masa. 

HEHEHEHE temanku ada yang bilang "Eh iya daritadi masa kita ga makan!?". Selesai dari sholat pun, kita mencari makan yang letaknya masih di daerah masjid. Makan sebentar sembari beristirahat karena hawa di daerah sini masih panas bangetttt! Selesai makan siang lanjut ke Monumen Nasional (MONAS) dengan berjalan kaki lagi! pegel sih.... tapi ongkos kita semua udah sekarat jadi harus irit uang hehehe. 
Monumen Nasional Jakarta

Nyebrang jalan sana, nyebrang jalan sini untuk ke MONAS sepertinya sih kita semua menikmatinya ahahaha agak tersiksa sih sebenarnya. Tiba disana saat cuaca mendung pada sore hari, jam operasional/buka jam 07.00 WIB - 24.00 WIB. Saat masuk luar MONAS memang gratis tapi seandainya kalian ingin memasuki dalam MONAS kalian harus bayar yaaa kalian bisa beli tiket ini yang telah terbagi menjadi 3 sesi siang, sore, dan malam dan terdapat batasannya untuk malam hari, puncak monas ditutup dan liftnya dibiarkan untuk istirahat. Walaupun hanya menikmati suasana di luar MONAS kita langsung cari spot foto yang bagus disini!

Eh sekalinya ketemu rumput kita semua langsung leha-leha duduk hehehe. Di Monumen Nasional ini kalian bisa mencoba beberapa sepeda yang telah disewakan caranya dengan mengunduh aplikasi GoWes yang ada di aplikasi handphonemu dan membayar secara cash seharga 30.000,00 per-orangnya jadi bisa nih untuk kalian yang ingin bersantai dengan menaiki sepeda dengan jalan-jalan mengelilingi daerah MONAS. Waktu sore akan menunjukkan waktu malam, ga kerasa nih membuang waktu lama disini. Akhirnya dari perjalanan ini, kita menuju pulang sembari berjalan ke Stasiun Jakarta Kota. Dan pulang sampai ke tujuan Depok. 

Sudah dulu yaa jalan-jalan kami ber6, terima kasih untuk yang sudah membaca! salam dari masker rangers!

Kalian bisa menonton #VLOG perjalanan kami melewati youtube (:








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis "THE THEORY OF EVERYTHING" cita - cita, kesabaran Stephen Hawking

      Sutradara James Marsh Produser Tim Bevan Eric Fellner Lisa Bruce Anthony McCarten Skenario Anthony McCarten Berdasarkan Travelling to Infinity: My Life with Stephen oleh  Jane Wilde Hawking Durasi 123 menit Pemeran Eddie Redmayne  (Stephen Hawking) Felicity Jones  (Jane Wilde) Charlie Cox   (Jonathan Hellyer Jones) David Thewlis   (Dennis Sciama) Emily Watson   (Berly Wilde) Simon McBurney   (Frank Hawking) Musik Jóhann Jóhannsson       Sinematografi Benoît Delhomme Penyunting Jinx Godfrey         Perusahaan produksi Working Title Films Tanggal rilis           7 September 2014 ( Festival Film Internasional Toronto )        7 November 2014 (terbatas di Amerika Serikat)        26 November 2014 (secara luas di Amerika Serikat)    ...

Tutorial Ms. Word - Bagaimana membuat columns dengan dua bagian seperti jurnal dan lain lain

Halo March!  Hari ini saya akan memberikan beberapa tutorial mengenai Ms. Word. Selamat menyimak teman - teman! Tutorial  Bagaimana membuat tabel dengan nomor otomatis Pertama, pada microsoft word di menu bar pada “insert” buatlah table ( tabel ) dengan ukuran 3x3  atau ukuran table yang kalian inginkan. gambar 1. Pada bagian awal tabel, ketik dengan menuliskan “nomor”, “nama”, dan “kelas” sesuai dengan urutan yang tercantum pada gambar. Untuk nama dan kelas tersebut bebas. gambar 2. Jika kalian ingin memberi warna table (tabel) kalian bisa memilih dengan sesuka warna yang kalian inginkan. Untuk merubah warna atau memberi warna carilah pada table tools lalu pilihlah menu “design”. gambar 3. Ini tampilan tabel jika sudah diwarnai. gambar 4. Selanjutnya, bloklah tulisan dibawah nomor. Blok dari kolom pertama sampai akhir, kecuali untuk “nama” dan “kelas”. gambar 5. Pada gambar no.5 dalam keadaan blok. Pilihlah menu “home” lalu cari “numberin...

Teori pembentukan bumi, fenomena alam Moonbow serta sebabnya hawa panas pada cuaca mendung

Halo Bulan April! Pada kesempatan hari ini, aku mau memberikan beberapa informasi nih, mengenai pembentukan bumi, lalu salah satu contoh hal aneh pada fenomena alam yang terjadi, dan kenapa ketika cuaca mendung kita merasakan suasana yang panas. Yuk! dibaca infromasi dibawah ini hehehe... Teori pembentukan Bumi  Teori pembentukan Bumi adalah berbagai teori yang diajukan sebagai penjelasan asal usul terbentuknya Bumi. Banyak ilmuwan yang meneliti dan menyimpulkan peristiwa terbentuknya Bumi, dengan berbagai teori dan hipotesa.  Teori Georges-Louis Leclerc Tahun 1778, ahli ilmu alam Prancis, Georges-Louis Leclerc. Comte de Buffin, mengemukakan bahwa dahulu kala terjadi tumbukan antara matahari dengan sebuah komet yang menyebabkan sebagian massa matahari terpental keluar. Massa yang terpental inilah yang menjadi planet (Bumi).  Teori Laplace  Seorang ahli Matematika dan astronomi Prancis Pierre 1796 mengemukakan tata surya berasal dari kabut panas yang berp...